makalah Praktik Pengalaman Ibadah

MAKALAH

BACAAN-BACAAN DOA

 

Disusun untuk  memenuhi salah satu tugas

pada mata kuliah Praktik Pengalaman Ibadah

Dosen pengampu Drs. H. Fauzi Ma’sum. M.Pd.I.

 

 

 

Disusun Oleh Kelompok I:

Ade Rahmawati Arnisa           : 10.210221

Afni Nursani                            : 10.210223

Ari Wijayanti                           :10.210225

 

PROGRAM STUDI

PENDIDIKAN GURU MADRASAH IBTIDAIYAH (PGMI)

SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NAHDLATUL ULAMA

(STAINU) KEBUMEN

2012/2013


KATA PENGANTAR

 

Alhamdulillahirobil’alamin, puji syukur kehadirat Alloh SWT, yang telah melimpahkan rahmat, taufik, hidayah serta inayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah yang berjudul “Bacaan-bacaan Doa”.

Penulis mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah berkenan membantu baik moral maupun spiritual, sehingga penulis berhasil menyelesaikan makalah ini.Penulis hanyalah manusia biasa yang tidak pernah lepas dari sebuah kesalahan, maka adapun makalah ini masih jauh dari sebuah kesempurnaan namun penulis sudah berusaha semaksimal mungkin untuk bisa memberikan yang terbaik.

Untuk itu sebagai perantara perbaikan menuju kesempurnaan, penulis mengharapkan kritik dan saran dari para pembaca yang budiman. Dan mudah-mudahan makalah ini dapat bermanfaat bagi pihak yang berkepentingan.

 

 

 

Kebumen, 26 Maret 2012

Penulis

 

DAFTAR ISI

 

 

HALAMAN JUDUL …………………………………………………………………………………. i

KATA PENGANTAR ………………………………………………………………………………. ii

DAFTAR ISI …………………………………………………………………………………………… iii

BAB I PENDAHULUAN ……………………………………………………………………………

  1. Latar Belakang ………………………………………………………………………………….
  2. Rumusan Masalah ……………………………………………………………………………..

BAB II PEMBAHASAN …………………………………………………………………………….

  1. Adzan ……………………………………………………………………………………………..
  2. Iqamat ……………………………………………………………………………………………..
  3. Bacaan-bacaan setelah salat ………………………………………………………..
  4. Adab berdoa dan doa sehari-hari…………………………………………………

BAB III PENUTUP …………………………………………………………………………………….

Kesimpulan ……………………………………………………………………………………………

BAB I

PEMBASAHAN

  1. A.    ADZAN

Sebelum melakukan salat fardhu disyariatkan melalukan adzan. Adzan ialah panggailan berupa pemberitahuan tentang datangnya waktu salat fardhu dengan menggunakan lafal tertentu. Dengan adzan akan memudahkan setiap orang untuk mengetahui masuk waktu dan melakukan salat berjamaah pada awal waktunya. Selain dari adzan berguna pula untuk lebih menampakkan syiar Islam di muka umum. Firman Allah SWT, pada Quran Surat Al-Jum’ah: 9, yaitu:

Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, apabiladiseru untuk menunaikan salat pada hari jumat, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkan jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahuinya (Al-Jum’ah:9)

Cara melakukan adzan

Adzan dillakukan dengan mengikuti ketentuan dan tata cara sebagai berikut:

  1. Orang yang adzan (muadzdzin) terlebih dahulu mensucikan dirinya dari hadas kecil dan hadas besar
  2. Adzan sebaiknya dikumandangakan sambil berdiri dengan menghadapkan ke muka arah kiblat, kemudian memasukkan kedua ujung jari telunjuk ke lubang dua telinga
  3. Membaca basmallah, kemudian mengumandangkan adzan dengan lafal, sebagai berikut:

الله اكبر الله اكبر  x٢
اشهد ان لااله الا الله  x٢
اشهد ان محمدارسول الله  x٢
حي علي الصلاة  x٢
حي علي الفلاح  x٢
الله اكبر الله اكبر  x١
لا اله الا الله  x١

Catatan:  Dalam adzan shalat subuh, diantara kalimat “Hayya ‘alal-falaah”, dan Allaahu Akbar, Allaahu Akbar, ditambah dengan kalimat :

  1. Bacaan adzan tersebut diucapkan dengan suara lantang, keras dan merdu, tanpa tergesa-gesa
  2. Menolehkan muka dan dada kearah kanan, ketika mengumandangkan :

حي علي الصلاة dan kearah kiri ketika mengumandangkan:

حي علي الفلاح

  1. Sesudah mengucapkan حي علي الصلاة dan  حي علي الفلاح pada adzan shubuh, hendaklah ditambahkan lafal: الصلاة خير من النوم (Shalat itu lebih baik dari pada tidur) sebanyak dua kali, lafal ini disebut kalimat “Tatswib”
  2. Bagi orang yang mendengarkan adzan disunatkan mengikutinya dengan suara lemah seperti ucapan muaddzin, kecuali ketika mendengarkan lafal : حي علي الصلاة dan حي علي الفلاح hendaknya sahuti dengan ucapan:

 

  1. B.     IQAMAT

Iqamat yaitu pemberitahuan kedapa para jamaah yang telah hadir, bahwa salat akan segera dimulai dan di minta agar jamaah segera siap dan berdiri untuk mengerjakan salat.

Cara melakukan iqamat

Cara melakukan iqamat dengan mengikuti ketentuan dan tata cara sebagai berikut:

  1. Iqamat dilakukan oleh orang yang dalam keadaan suci dari hadas kecil dan hadas besar serta berdiri menghadap kiblat, seperti melakukan adzan
  2. Iqamat dilakukan setelah selesai adzan dan para jamaah mengerjakan salat sunat pada waktu yang disunatkan salat
  3. Iqamat dilakukan dengan mengucapkan lafal-lafal sebagai berikut:

الله اكبر الله اكبر ١
اشهد ان لا اله الا الله ١
اشهد ان محمدارسول الله ١
حي علي الصلاة ١
حي علي الفلاح ١
قدقامت الصلاة ٢
الله اكبر الله اكبر ١
لا اله الا الله ١

Artinya:

“Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Aku menyaksikan bahawa Tiada Tuhan melainkan Allah. Aku menyaksikan bahawa Muhammad itu pesuruh Allah. Marilah Sembahyang. Marilah kepada kejayaan. Sesungguhnya sudah hampir mengerjakan sembahyang. Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Tiada Tuhan melainkan Allah”

Doa setelah adzan dan iqamat:

 

Artinya:
“Ya Allah, Tuhan pemilik seruan yang sempurna ini, dan shalat yang akan didirikan! Berikanlah junjungan kami, Nabi Muhammad wasilah, keutamaan, kemuliaan, dan derajat yang tinggi! Dan angkatlah ia ketempat (kedudukan) yang terpuji, yang telah Engkau janjikan kepadanya. Sesungguhnya Engkau tak akan menyalahi janji”

 

  1. C.    BACAAN-BACAAN SETELAH SALAT
    1. Membaca Istighfar 3x yaitu:

Artinya:

“Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung yang tiada Tuhan kecuali Dia yang Maha Berdiri Sendiri dan aku bertobat padaNya.”

  1. Membaca 3x

    Artinya:
    “Tiada Tuhan selain Allah yang satu tiada sekutu bagiNya.  Kepunyaannyalah kerajaan dan puj-pujian,  Dia menghidupkan dan mematikan dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu”

  2. Membaca
    Artinya:
    Ya Allah Engkau adalah sumber keselamatan, darimulah keselamatan kepadaMu-lah kembali keselamatan maka hidupkanlah kami, wahai Tuhan kami,  dengan keselamatan meaukkanlah kami kedalam surga ; tempat keselamatan; Maha Kebaikan Engkau dan Maha Tinggi Engkau wahai Dzat Yang Mempunyai Keagungan dan Kemulyaan.
  3. Membaca Subhanallah 33 x, Alhamdulillah 33 x, Allahu Akbar 33x

سُبْحَانَ اللهِ, وَالْحَمْدُ لِلَّهِ, وَاللهُ أَكْبَرُ

  1. 5.      MembacaArtinya:
    Tiada Tuhan selain Allah yang satu tiada sekutu bagiNya.  Kepunyaannyalah kerajaan dan puj-pujian,  Dia menghidupkan dan mematikan dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu diteruskan

    Artinya:

”Dan tidak ada daya upaya kecuali atas pertolongan Allah Yang Maha Luhur dan Maha Agung”
Demikianlah bacaan sederhana setelah sholat kemudian diteruskan dengan membaca doa sederhana setelah sholat.
agar shalat tersebut sempurna dan hendaklah ditutup dengan doa Dibawah ini kami tulis doa sederhana setelah shalat. Doa ini kami susun ringkas dengan tujuan agar mudah dibaca dan diamalkan:

  1. Doa pembuka
    Doa ini dibaca didepan pada setiap doa apapun yang kita baca dengan tujuan semoga doa kita nantinya dapat diterima dan dikabulkan oleh Allah SWT. Inti pembuka doa ada 2 yaitu hamdalah dan selawat, berikut lafaznya :Artinya”:

“Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalian alam. Ya Allah, limpahkanlah selawat dan salam kepada tuan kami Muhammad dan Keluarga tuan kami Muhammad”.

  1. Doa untuk kedua orang tua
    Robbighfirli waliwalidayya warhamhuma kama robbayani shoghira
    “Wahai Tuhanku, ampunilah dosaku dan dosa kedua orang tuaku, kasihilah mereka sebagaimana mereka mengasihi aku waktu kecil”.
  2. Doa keselamatan

    Artinya:
    “Ya Allah, kami memohon kepadaMu keselamatan dalam beragama, kesehetan pada tubuh, tambahan ilmu, keberkahan dalam rezeki, tobat sebelum mati, kasih sayang ketika ajal dan ampunan setelah mati”

  3. Doa mendapat ilmu yang bermanfaat

    Artinya:
    “Ya Alloh, berilah kami kamanfaatan ilmu yang Engkau ajarkan pada kami, ajarilah kami ajaran yang bermanfaat dan berilah kami rezeki berupa ilmu yang berguna bagi kami dalam urusan agama, dunia dan akhirat”.

  4. Doa sapu jagad ( doa yang mencakup segalanya )

    Robbana atina fiddunya hasanah wafil akhiroti hasanah waqina ‘adzabannar
    “Wahai Tuhan kami, berilah kkami kebaikan di dunia, kebaikan di akhirat dan jagalah kami dari siksa api neraka”.

  5. Penutup doa

Penutup doa ini dibaca untuk menutup doa yang kita baca. Sebagaimana pembuka doa, penutup doa juga terdiri dari dua yaitu hamdalah dan shalawat. Berikut lafaznya:

Artinya:
“Dan semoga Allah melimpahkan selawat dan salam kepada tuan kami Muhammad beserta keluarga dan para sahabat. Dan segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalin alam”.

 

  1. D.    ADAB BERDOA

Waktu berdoa tidak hanya pada waktu menderita, gelisah atau susah saja, tetapi dalam keadaan senang dan dalam keadaan bahagiapun senantiasa berdoa. Sebab berdoa adalah termasuk ibadah dan bahkan merupakan oak dari semua ibadah yang dilakukan, sebagaimana sabda Rasulullah SAW:

 

Artinya: Doa itu adalah otak ibadah (Riwayat Bukhari)

Doa adalah sebagai alat atau media untuk berhubungan antara makhluk dengan khalik. Sebagaimana halnya ibadah salat dan ibadah-ibadah lainnya di perintshkan oleh Allah, maka berdoa pun diperintahkan sebagaimana firman-Nya dalam Al-Quran Surat Al-A’raf ayat 55-56:

 

Artinya: “Berdoa pada Tuhanmu dengan rendah hati (dengan) hati nurani, sesungguhnya Tuhan tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. Janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi ini, sesudah diadakan perbaikan dan berdoalah kepada Tuhanmu dengan perasaan takut dan penuh harapan. Sesungguhnya rahmat Allah dekat pada orang-orang yang berbuat kebaikan” (Al-A’raf:55-56)

Pada ayat lain disebutkan, yaitu:

 

Artinya:”Dan Tuhan kamu berfirman: Berdoalah kepada-Ku,, nanti-Ku perkenankan (permintaan) kamu itu. Sesungguhnya orang yang menyombongkan dirinya menyambah Aku, akan masuk neraka jahanman dengan kehinaan (Al-Mu’min:60)

Dalil-dalil tersebut di atas jelas terlihat, bahwa orang yang berdoa dengan hati yang merendah yang keluar dari hati nurani yang tulus ikhlas, diliputi dengan perasaan takut namun penuh harapan, doanya akan dikabulkan.

Adapun adab berdoa menurut Iman Al-Ghozali dakan kitabnya Ikhya’ Ulumuddin ada sepuluh, yaitu:

  1. Memilih waktu-waktu mulia, di antaranya:
    1. Bertepatan dengan hari Arafah
    2. Selama dalam bulan Ramadhan
    3. Memilih hari Jumat
    4. Pada waktu sahur (sepertiga malam terakhir)
  2. Mengambil segala hal keadaan yang mulia, antara lain:
    1. Ketika maju di medan pertempuran
    2. Ketika mengerjakan salat lima waktu
    3. Doa antara azan dan iqamat tidak ditolak
    4. Doa orang puasa
    5. Doa ketika berbuka
    6. Ketika bersujud
  3. Dengan menghadap kiblat dan mengangkat tangan
  4. Merendahkan suara antara sembunyi dan nyaring
    1. Allah memuji Nabi Zakaria as, sebab beluai berdoa dengan suara lembut (berbisik)
    2. Disunatkan berdoa dengan penuh kerendahan dan suara jiwa
  5. Tidak melebih-lebihkan sajak/ melampaui batas

Hendaklah membatasinya dengan doa-doa yang ma’tsur

  1. Merendahkan diri dan khusyu’ serta gentar
  2. Mantap, berdoa dan yakin akan diterima
  3. Bersungguh-sungguh dan mengulang-ulangi tiga kali, jangan merasa terlambat diterima doa itu
  4. Memualinya dengan membaca zikir dan bershalawat kepada Nabi SAW
  5. Yang terpenting dan merupakan pokok terkabulnya doa, bertaubat, mengembalikan segala kedzaliman dan menghadap sungguh-sungguh pada Allah

Adab berdoa ini perlu diperhatikan dan dipraktekan, agar doa kita dikabulkan oleh Allah SWT

  1. E.     DOA SEHARI-HARI

Adapun doa-doa untuk sehari-hari, antara lain:

  1. Doa untuk kebahagiaan di dunia dan di akhirat

 

 

Artinya:

“Ya Allah, kami memohon kepadaMu keselamatan dalam beragama, kesehetan pada tubuh, tambahan ilmu, keberkahan dalam rezeki, tobat sebelum mati, kasih sayang ketika ajal dan ampunan setelah mati”

  1. Doa keselamatan

Artinya:
“Ya Tuhan, janganlah Engkau jadikan kami sasaran fitnah bagi kaum yang zhalim, dan selamatkanlah kami dengan curahan rahmat-Mu dari tipu daya orang- orang yang kafir.” (Qs. Yunus: 85-86)

  1. Doa untuk minta ampun bagi dirinya sendiri dan ibu bapaknya
  2. Doa minta mulia keluarga

رَبَّنَا هَبْلَنَا مِنْ اَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ اَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِيْنَ اِمَامًا

Artinya:

“Ya Tuhan kami, anugerahkanlah bagi kami istri-istri dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami) dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertaqwa” (QS. Al-Furqon: 74)

  1. Doa ketika bersin

Rasulullah saw bersabda:

Apabila seseorang di antara kamu bersin, hendaklah mengucapkan:

الْحَمْدُ لِلَّهِ

Artinya:

“Segala puji bagi Allah”

Lantas saudara atau temannya yang mendengarkan mengucapkan:

يَرْحَمُكَ اللهُ

Artinya:

“Semoga Allah memberi rahmat kepadaMu”

Bila teman atau saudaranya mengucapkan demikian, bacalah:

يَهْدِيْكُمُ اللهُ وَيُصْلِحُ بَالَكُمْ

Artinya:

“Semoga Allah memberi petunjuk kepadamu dan memperbaiki keadaanmu” (HR. Al-Bukhari)

  1. Doa menghilangkan marah

اعوذ بالله من الشيطان الرجيم،اللهم اغفرلي ذنبي واذهب غيظ قلبي وأجرني من الشيطان الرجيم

Artinya :

“Aku berlindung kepada Allah dari setan yang terkutuk, Yaa Allah ampunilah dosaku dan hilangkanlah kepanasan hatiku dan lepaskanlah aku dari setan yang terkutuk”

  1. Doa ketika menerima berita orang meninggal

 

  1. Doa akan tidur

بِاسْمِكَ اللّهُمَّ أَحْيَاوَأَمُوتُ

Artinya :

Dengan nama-Mu ya Allah aku hidup dan mati”

  1. Doa bangun tidur

اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِى أَحْيَانَا بَعْدَمَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُورُ

Artinya :

Segala puji bagi Allah yang menghidupkan aku kembali setelah mematikan aku dan kepada Allah akan bangkit”

  1. Doa menjelang pagi

ﺍَﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺑِﻚَ ﺃَﺻْﺒَﺤْﻨَﺎ ﻭَﺑِﻚَ ﺃَﻣْﺴَﻴْﻨَﺎ ﻭَﺑِﻚَ ﻧَﺤْﻴَﺎ ﻭَﺑِﻚَ ﻧَﻤُﻮﺕُ ﻭَﺇِﻟَﻴْﻚَ ﺍَﻟﻨُّﺸُﻮﺭُ

Artinya:

“Ya Allah dengan kekuasaanmu aku memasuki pagi, dengan kekuasaanmu aku memasuki petang, dengan kekuasaanmu aku hidup, dengan kekuasaanmu aku mati, dan kepadamulah tempat kembali”

  1. Doa keluar rumah

بِسْمِ اللهِ، تَوَكَّلْتُ عَلَى اللهِ، وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ

Artinya :

“Dengan menyebut nama Allah, aku menyerahkan diriku pada Allah dan tidak ada daya dan kekuatan selain dengan Allah saja”

  1. Doa ketika masuk rumah

السلام علينا وعلي عباد الله الصالحين اللهم إني أسألك خير المولج وخير المخرج بسم الله ولجنا وبسم الله خرجنا وعلي الله توكلنا الحمد لله الذي أواني

Artinya :

“Semoga Allah mencurahkan keselamatan atas kami dan atas hamba-hamba-Nya yang shalih. Ya Allah, bahwasanya aku memohon pada-Mu kebaikan tempat masuk dan tempat keluarku. Dengan menyebut nama-Mu aku masuk, dan dengan mneyebut nama Allah aku keluar. Dan kepada Allah Tuhan kami, kami berserah diri. Segala
puji bagi Allah yang telah melindungi kami” (HR. Abu Daud)

  1. Doa berpergian

اللَّهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا سَفَرَنَا هَذَا وَاطْوِ عَنَّا بُعْدَهُ اللَّهُمَّ أَنْتَ الصَّاحِبُ فِي السَّفَرِ وَالْخَلِيفَةُ فِي الأَهْلِ

Artinya:

“Ya Allah, mudahkanlah kami berpergian ini, dekatkanlah kejauhannya. Ya Allah, Engkaulah menemani dalam berpergian dan Engkau pulalah yang melindungi keluarga”

  1. Doa ketika menghadapi hidangan

اَللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْماَ رَزَقْتَنَا وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

 Artinya:

“Ya Alloh berkahilah pada makanan yang telah Engkau rizkikan pada kami dan jagalah kami dari api neraka”

  1. Doa sesudah makan dan minum

الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أطْعَمَنَا وَسَقَانَا وَجَعَلَنَا مُسْلِمِينَ

Artinya:

Segala puji bagi Alloh Yang telah memberi makan dan minum kepada kami dan Yang menjadikan kami sebagai orang-orang islam”

  1. Doa ketika lupa berdoa makal dan minum

بسم الله أوَّلَهُ وَآخِرَهُ

Artinya
“Dengan menyebut asma’ Alloh pada permulaan dan akhiran”

  1. Doa sesudah berbuka puasa

اللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْت ذَهَبَ الظَّمَأُ، وابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وثَبَتَ اْلأَجْرُ إِنْ شَاءَالله

Artinya:

“Ya Allah, kepada-Mu aku berpuasa dan kepada-Mu aku beriman dan dengan rizki-Mu aku berbuka dengan rahmat-Mu wahai Dzat Yang paling welas asih, Telah hilanglah dahaga telah basahlah kerongkongan semoga ada pahala yang ditetapkan jika Allah menghendaki”

  1. Doa minta tetap Iman dan Islam

 

  1. Doa mohon kesabaran

رَبَّنَا`اَفْرِغْ عَلَيْنَا صَبْرًٰ وَشَبِّتْ أَقْدَٰمَنَاوَٰنْصُرْنَاعَلَىٰ ْلقَوْمِ اْلكَافِرِيْنَ

Artinya:

“Ya Allah, ya Tuhan kaim, limpahkanlah kesabaran atas kami, tetapkanlah kedua telapak kaki kami, dan tolonglah kami terhadap orang-orang

  1. Doa masuk WC/Toilet

اللهم إني أعوذبك من الخبث والخبائث

Artinya :

“Ya Allah, aku berlindung pada-Mu dari syaitan besar laki-laki dan betina” (HR. Bukhari dan Muslim)

  1. Doa keluar WC/Toilet
    غفرانك الحمدلله الذي أذهب عني الأذي وعافني

Artinya:

“Ku memohon ampunan-Mu. Segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan penyakitku dan telah menyembuhkan/menyelamatkan (HR. Abu Daud)

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s